Pindah Blog

March 3rd, 2008 by siska-jamaani

Adanya keinginan untuk dapat memiliki blog yang lebih komplit dan lebih berguna (terutama bagi diri sendiri-jadi semisal diary) akhirnya saya putuskan untuk memiliki blog baru dan lebih aktif disana.
Teman-teman yang ingin terus berbagi, silakan kunjungi blog baru saya di blog saya ini
ditunggu kunjungannya ya ^_^

http://naungancinta.wordpress.com/

Status Baru

September 18th, 2007 by siska-jamaani

Hmmm…dah lama juga tak menuliskan sesuatu disini…
sebenernya ingin sekali untuk merangkum tulisan mengenai perkembangan dan kegiatan pre-wedding and after wedding. tapi apa daya ternyata aktivitas lainnya sangatlah banyak… -disamping itu juga ternyata daku mengalami shocking status and condition, jadinya rada-rada gmnaa gitu-

Sejak tanggal 1 september yang lalu aku telah menyandang status baru, yakni " seorang istri" Istri dari seorang laki-laki bernama Tides Anugraha, laki-laki yang ternyata memiliki banyak kejutan untuk istrinya –berbeda dengan yang dibayangkan sebelumnya ^_^ – otomatis dengan demikian bertambahlah kewajiban dan aktivitas sehari-hari.

Awal pindah ke kontrakan di Bandung tanggal 7 September yang lalu, i feel there’s something different with me… terasa jadi agak kurang mandiri –kata lain dari manja– hehehe, gpp lah, mungkin karena sekarang sudah ada tempat bermanja yang semestinya… –asal ga keterusan aja yah–

Dengan status baru ini, semoga aku dapat menjadi insan yang lebih baik dan dapat memberikan akibat yang baik juga bagi pasanganku.
Harapan dan cita-citaku adalah dapat menjadi istri yang sholihah, masing-masing suami/istri dapat saling mendukung untuk meningkatkan potensi yang baik dan unggul dari pasangannya dan saling mengingatkan untuk memperbaiki kekurangan masing-masing, aamiin.

Suami sering berkata menyemangati –dari awal pernikahan– dengan mengutip kata-kata dari salah seorang ustadz di Bandung :
"Cita-cita kita harus lebih besar dan lebih tinggi dari kenyataan yang ada sekarang"

insya Allah, Bismillah…songsong masa depan yang lebih baik bersama-sama.
–seseorang yang tidak ingin keterusan menjadi kurang mandiri (Manja, red) kecuali pada saat dan orang yang tepat ^_^ –

That Day…

August 21st, 2007 by siska-jamaani

Semoga semua ini menjadi amal ibadah yang indah dan diridhai-Nya

Kotak_3

 



Assalaamu’alaykum warahmatuLLAH,

Dengan memohon petunjuk الله, perkenankan kami berdua menyampaikan kabar ini…

Insya4JJ1 akan melangsungkan pernikahan:

Siska Komala Sari & Tides Anugraha

Waktu & tempat:
Akad nikah
Sabtu, 1 September 2007
Desa Pajar Tinggi, Kecamatan Pajar Bulan
Lahat - Sumatera Selatan

Walimatul ‘Ursy
Ahad, 2 September 2007
Desa Pajar Tinggi, Kecamatan Pajar Bulan

Lahat - Sumatera Selatan

Mohon Do’a dari ikhwah sekalian…

جزاكم الله خيرا جزاء

Nama_1

Puisi_1

Doa hamba yang Dhaif

June 5th, 2007 by siska-jamaani

Astaghfirullahal adziim..
Ya Allah, lindungilah hamba dari segala godaan syetan yang terkutuk,
dari segala keragu-raguan,
dari segala angan-angan kosong,
dari segala perasaan yang belum pantas muncul,

Ya Allah, bimbinglah hamba agar dapat bertindak, berkata dan berpikir
sesuai dengan tuntunan-Mu,
sesuai dengan petunjuk-Mu,
sesuai dengan kehendak-Mu,

Ya Allah, sesungguhnya kemudahan dari segala urusan adalah berasal dari-Mu,
keberkahan dari segala tindakan adalah atas izin-Mu,
sangatlah mudah bagi-Mu untuk membolak-balikkan keadaan,
maka Ya Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyantun..
berkahilah dan mudahkanlah perkara ini…aamiin.

Hidup ini Indah

June 3rd, 2007 by siska-jamaani

Hidup ini indah …
jika kita mampu memaknainya dengan hati, bukan dengan gengsi,
hidup ini indah,
jika kita mensyukuri apa yang telah kita dapatkan,
bukan selalu tak puas.
hidup ini indah,
jika kita memiliki banyak teman,
bukan menghidupkan permusuhan.
hidup ini indah,
jika kita mau berbagi…

Efek Samping dari Cerita : Pudarnya Pesona Cleopatra

March 13th, 2007 by siska-jamaani

Membaca cerita yang berjudul "Pudarnya Pesona Cleopatra" membuat dadaku sesak dan mutiara-mutiara bening itu berdesakan ingin melompat keluar dari mataku. tapi kutahan karena ketika aku membacanya aku tidak sedang sendiri…khawatir menimbulkan prasangka yang tidak-tidak.

Aku terharu bukan hanya karena membaca kisah Raihana yang menahan derita batin mendapatkan suami yang mabuk dengan pesona kecantikan wanita-wanita mesir yang selalu memenuhi benaknya sehingga tidak dapat menjejak di bumi melihat istri yang sholehah, cantik dan berbakti kepada suami ada di depan mata.

Aku terharu bukan hanya karena membaca kisah seorang wanita yang dengan segenap kelemahan dan kelembutannya, berusaha bertahan untuk menjaga cinta dan bakti kepada seorang suami yang bahkan tidak memiliki setitik cinta pun untuknya, walau telah mengambilnya dengan janji yang kuat, janji kepada Allah, Sang Penguasa Hati dan Pencipta Jagat raya.

Aku menangis bukan hanya karena kebodohan sang suami yang tak berfikir dengan landasan iman dan logika, melainkan berdasarkan nafsu dan khayalan (gimana ga dibilang nafsu kalau tidak dapat menerima sosok istri sholehah dengan kecantikan lokal di depan mata hanya karena alasan fisiknya tidak menyerupai para gadis titisan Cleopatra itu).

Tapi aku juga merasa sesak dan sedih, karena khawatir pada diri sendiri, bisakah nanti aku menjadi sosok istri seperti Raihana? sosok istri yang sabar, lembut, berbakti kepada suami, menjaga wibawa suami dan selalu mendoakan kebaikan bagi suami?

Ya Allah, bimbing dan tuntunlah langkah hamba agar dapat menjadi wanita yang sholehah, anak yang berbakti kepada kedua orangtua dan istri yang sholehah yang dapat menjadi qurrata’ayyun bagi pasangannya kelak.
Ya Allah yang Maha Menguasai segala sesuatu, bantu dan mudahkanlah serta lancarkanlah urusan hamba agar dapat mengawali semua itu dengan proses yang Engkau ridhai, proses yang Engkau berkahi…aamiin.

Peragawati Perancis -Fabienne- membuatku menangis

February 7th, 2007 by siska-jamaani

Rumah Mode Ingin Menjadikanku Berhala dan Menghancurkan kehormatanku

Ia seorang wanita muda berusia 28 tahun. Kilatan hidayah mendatanginya sementara dirinya tenggelam dalam dunia popularitas, glamour, gemerlap dan kerusakan. Diam-diam ia pergi menjauh. Meninggalkan dunia tersebut dengan segala godaan yang ada padanya dan pergi menuju Afghanistan di tengah-tengah situasi yang keras dan kehidupan yang sulit. Dialah Fabienne, seorang peragawati perancis, yang mengatakan:

“Andai bukan karena karunia dan kasih sayang Allah kepada diriku, niscaya hidupku akan hilang dalam dunia dimana manusia mengalami dekadensi moral dan berubah menjadi hewan tulen. Seluruh obsesinya hanyalah memenuhi hasrat dan nalurinya tanpa ada norma-norma dan prinsip-prinsip. “Kali ini kita akan menemui Fabienne dan bertanya kepadanya tentang impian, cita-cita , kepedihan dan kehidupan Islamnya yang baru, serta titik perpindahan dan perubahan dalam hidupnya.

Ia menuturkan, “ Sejak kecil aku selalu memimpikan menjadi perawat sukarela, berbuat untuk meringankan rasa sakit anak-anak yang tertimpa penyakit. Seiring berlalunya hari-hari, aku tumbuh dewasa dan dengan kecantikan dan kemolekanku aku banyak menarik perhatian. Semua orang menganjurkanku-termasuk keluargaku- untuk melupakan impian masa kecilku dan memanfaatkan kecantikanku dalam satu profesi yang bisa mendatangkan keuntungan materi yang banyak, popularitas dan ketenaran, serta segala hal yang mungkin diimpikan oleh setiap remaja putri. Kemudian ia melakukan perbuatan yang tidak masuk akal demi meraihnya. Jalan dihadapanku mudah -atau inilah yang aku rasakan-. Begitu cepat aku merasakan popularitas, dan hadiah-hadiah mahal yang aku tidak pernah bermimpi dapat mengumpulkanya kini membanjiri diriku. Namun semua itu harus ditebus dengan harga mahal. Pertama aku harus melepaskan sisi kemanusiaanku . Sebagai syarat kesuksesan dan ketenaran, aku harus kehilangan kepekaan dan perasaanku, menanggalkan rasa malu yang aku tumbuh padanya. Dan kehilangan kecerdasanku serta tidak berusaha untuk memahami apapun selain lenggak-lenggok tubuhku dan semua irama musik. Begitu juga, aku mesti menghindari makanan-makanan yang lezat dan hidup bergantung pada vitamin-vitamin kimia, suplemen dan penyegar. Sebelum itu semua aku harus kehilangan emosiku terhadap manusia, aku tidak boleh benci, tidak boleh suka dan tidak boleh menolak apapun. Disinilah aku merasa bahwa kehidupan ini menjijikkan, hina dan tidak berguna. Aku berseberangan dengan sifat kemanusiaan, dimana kehidupan tersebut lebih dekat pada kehidupan hewan tak berakal.

Rumah-rumah mode telah memanfaatkan diriku sebagai patung bergerak. Tugasnya hanya mempermainkan hati dan pikiran. Sebab disana aku belajar bagaimana menjadi dingin, keras hati, terperdaya dan hampa jiwaku. Aku hanya menjadi kerangka yang mengenakan baju. Aku benda mati yang bisa bergerak dan tersenyum, namun tidak merasakan apa-apa. Bukan aku saja yang dituntut seperti itu. Bahkan semakin mahir dan mencolok seorang model dalam melepaskan sisi kemanusiaannya, maka akan semakin tinggi prestasinya di dunia yang ”dingin” ini.

Sebentar ia menarik nafasnya, kemudian melanjutkan ceritanya. “ Adapun jika aku melanggar satu saja peraturan rumah mode, maka ini berarti menghadapkan diriku pada beragam sangsi, termasuk didalamnya hukuman psikis dan juga tubuh. Aku hidup mengelilingi dunia memperagakan mode-mode busana yang paling baru dengan segala yang ada padanya, berupa mempertontonkan kecantikan, tipuan dan memenuhi ambisi setan dalam menampakkan lekuk-lekuk tubuh wanita tanpa ada rasa malu dan sungkan!

Aku tidak pernah merasakan indahnya busana pada tubuhku yang hampa selain dari hawa nafsu dan kerasnya hati. Manakala aku merasakan cemoohan para penonton dan ejekan mereka atas kepribadianku serta penghormatan mereka terhadap apa yang aku pakai, sebagaimana saat aku berjalan, berlenggak-lenggok, maka pada setiap ritme gerakanku selalu diiringi kata ‘seandainya’. Setelah masuk Islam, aku tahu bahwa kata ‘seandainya’ membuka peluang perbuatan setan. Hal itu memang benar. Kami dahulu hidup dalam dunia kehinaan, jauh sekali terperosok kedalamnya. Maka celakalah orang yang menjerumuskan diri ke dalamnya dan berusaha untuk melakukan hal tersebut.

Perubahanku terjadi di tengah perjalanan kami ke Beiru. Dimana aku melihat penduduk disana membangun hotel dan rumah mereka kembali di bawah kejamnya alat-alat perang. Dengan kedua mataku sendiri aku menyaksikan rumah sakit anak-anak di Beirut. Aku tidak sendiri, tapi bersama teman-temanku dari kalangan ‘patung manusia’! Mereka sekedar melihat tanpa bersimpati seperti kebiasaan mereka. Aku tidak mampu bersikap seperti mereka dalam hal itu. Sungguh, saat itu lenyaplah belenggu popularitas, kemuliaan dan kehidupan palsu yang aku alami dari mataku. Serta merta aku menuju ke tubuh anak-anak kecil itu dalam suatu usaha menyelamatkan yang masih hidup dari mereka, dan aku tidak kembali kepada teman-temanku di hotel, di mana ketenaran sedang menungguku. Aku memulai perjalananku menuju kemanusiaan hingga aku sampai pada jalan cahaya, itulah Islam, lalu aku meninggalkan Beirut.

Bersama Kaum Muslimin Afghanistan dan Pakistan.

Aku menjalani kehidupanku yang sebenarnya, belajar menjadi seorang manusia. Delapan bulan sudah keberadaanku membantu dan melindungi keluarga-keluarga yang menderita akibat peperangan. Aku senang hidup bersama mereka, sehingga mereka pun memperlakukanku dengan baik. Keyakinanku terhadap Islam sebagai agama pedoman hidup semakin bertambah selama menjalaninya dan kehidupanku bersama keluarga-keluarga Afghan dan Pakistan serta gaya hidup keseharian mereka yang teratur. Kemudian aku mulai mempelajari bahasa Arab, bahasa Al-Qur’an. Sungguh aku telah memperoleh kemajuan berarti dalam hal itu. Jadi, setelah aku mengadopsi aturan hidupku dari para perancang mode di dunia, kini hidupku berjalan mengikuti prinsip-prinsip Islam yang agung.

Aku menghadapi tekanan duniawi bertubi-tubi dari rumah-rumah mode internasional di Beirut. Mereka mengirim tawaran-tawaran kepadaku dengan melipatgandakan bayaran bulananku sampai tiga kali lipat, namun aku menolaknya dengan tegas. Mereka tidak punya jalan lain kecuali mengirimkan hadiah-hadiah yang mahal untukku agar aku mencabut sikapku dan keluar dari islam. Kemudian mereka berhenti merayuku untuk kembali dan berusaha mencoreng citraku di hadapan keluarga-keluarga Afghan. Mereka menyebarkan cover-cover majalah yang memuat foto-fotoku dulu ketika berprofesi sebagai peragawati dan menempelkannya di jalan-jalan. Seolah-oleh mereka balas dendam karena taubatku dan berupaya menimbulkan ketegangan antara diriku dan keluarga baruku. Tetapi, alhamdulillah, dugaan mereka salah.

Sungguh aku menyesali hari-hari yang telah berlalu itu, ketika sekarang aku merasakan kehormatan dan kemanusiaan diriku, serta bahwa aku seorang manusia yang mulia lagi terhormat , yang mempunyai kedudukan dan harga diri. Tetapi disana, di Barat, semua itu tersia-siakan. Aduhai, betapa indahnya Islam, andaikata bangasaku mengetahuinya…!!

(Salah satu kisah dari buku “Akhirnya Mereka Lari Dari Neraka -karya Kholid Abu Sholih-. Penerbit WIP)
dituliskan kembali oleh Ichsanmufti — on Januari 20th, 2007

MENGAPA MINUM AIR PUTIH BANYAK-BANYAK…?

January 26th, 2007 by siska-jamaani

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.  Malah ada beberapa bagian tubuh kita  yang memiliki kadar air di atas 80%.Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80%  adalah :  Otak dan Darah !!! Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang  perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.  Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter  sehari…?  Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri.
Caranya…? 
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh  sendiri. Dari otak…? Belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana  jadinya…),  melainkan dari sumber terdekat : Darah !! Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.  Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.  Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah.
Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ‘kan…? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.  Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,  Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..  (ya wajarlah namanya juga kurang makan…)
Bila ini ditambah dengan penyakit jantung  (yang juga kerjanya tambah berat bila darah  mengental…),  maka serangan stroke bisa lebih lekas datang Sekarang tinggal anda pilih :
melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari - atau-  "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.
Anda yang pilih…!

Tips untuk menjadi Orang yang paling Bahagia

January 26th, 2007 by siska-jamaani
  • Keimanan menghapuskan keresahan, dan melenyapkan kegundahan. Keimanan adalah kesenangan yang diburu oleh orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.
  • yang lalu telah berlalu, dan yang telah pergi telah mati. Jangan pikirkan yang telah lalu karena telah pergi dan selesai
  • Terimalah Qadha yang telah pasti dan rezeki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkanlah kegelisahan.
  • Ketahuilah bahwa dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram, dosa diabaikan, Allah akan menjadi ridha, dan tekanan hidup akan terasa ringan.
  • Jangan menanti ucapan terimakasih dari sesama. Cukuplah pahala dari Dzat yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Tak ada yang harus anda lakukan terhadap orang yang membangkang, mendengki dan iri.
  • Ketika waktu pagi tiba, jangan menunggu hingga sore. Hiduplah dalam batasan hari ini. kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.
  • Biarkanlah masa depan itu hingga dia datang sendiri, dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok. Karena jika Anda melakukan terbaik di hari ini maka hari esok juga akan baik.
  • Buku adalah teman yang paling baik. Bercakap-cakaplah dengan buku, bersahabatlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.
  • Semesta ini dibangun di atas sebuah keteraturan. Karena itu, pakaian, rumah, meja, dan kewajiban anda harus dikerjakan dengan rapi.
  • Keluarlah ke tempat yang lapang, lihatlah kebun-kebun yang indah, dan sibaklah ciptaan dan kreasi Sang Pencipta.
  • Anda harus berjalan-jalan dan berolah raga. Jauhi kemalasan dan ketidak berdayaan. Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.
  • Jauhi dan kurangi makanan-makanan perangsang misalnya kopi dan teh, dan hati-hatilah terhadap rokok, dan lain sebagainya.
  • Perhatikan kebrsihan pakaian, perhatikan bau badan. Perhatikan penampilan luar. Jangan lupa menggosok gigi dan memakai parfum.
  • Ingatlah bahwa Rabb sangat luas ampunan Nya, menerima taubat, mengampuni hamba-hambaNya, dan menggantikan kejahatan dengan kebaikan.
  • Bersyukur kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup [aib], pendengaran, penglihatan, rezki, keluarga serta nikmat-nikmat yang lainnya.
  • Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan dan akan ada penghapusan dosa.
  • Ketahuilah bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah bahwa keadaa seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.
  • Ujian itu akan mendekatkan jarak diri anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri anda bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri pada diri anda.
  • Ketahuilah bahwa Anda bukan satu-satunya  orang yang mendapat ujian. Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan, dan tidak seorang pun luput dari kesulitan.
  • Hindarilah kebisingan dan hiruk pikuk di dalam rumah dan kantor anda. Sebab diantara tanda-tanda kebahagiaan adalah ketenangan, kedamaian dan keteraturan.

dikutip dari buku LA TAHZAN–jangan bersedih DR. Aidh Al-Qarni

Cara Hidup Sehat Untuk Mencegah Datangnya Penyakit-Penyakit Berat

January 26th, 2007 by siska-jamaani

Menghindari kerusakan hati :

  1. Jangan tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang
  2. Usahakan untuk selalu buang air besar pada pagi hari
  3. mengatur pola makan
  4. Biasakan untuk selalu makan pagi
  5. Tidak  terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
  6. Tidak terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan
  7. Sedapat mungkin kurangi menggunakan minyak goreng dalam membuat makanan. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng ketika tubuh dalam kondisi kurang fit
  8. Jangan mengkonsumsi makanan yang mentah atau yang sangat matang karena akan menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak 3-5 bagian. Sayuran yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan karena alasan biaya.

Atur Pola hidup dan pola makan agar tubuh kita dapat menyerap dan membuang zat-zat sesuai dengan “jadwalnya”
karena :

  • Malam hari pk 9 -11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik )lebih baik lagi kalo mendengarkan Murattal kali yaa..  ). Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
  • Malam hari pk 11 - dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  • Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
  • Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses  pembuangan kotoran.
  • Pagi pk 5 -7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar  kecil.
  • Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang  ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah  malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah yang nyenyak dan  jangan begadang.

Comment : artikel ini dapet waktu browsing, cara hidup sehat.
kalau memang "jadwal" tubuh kita demikian, kapan waktu untuk Qiyamul lailnya yah? karena waktu sepertiga malam terakhir, kata artikel diatas adalah de-toxin empedu dan paru-paru yang sebaiknya dilakukan dalam kondisi kita tidur, ada yang bisa kasi tambahan sesuai ilmunya (????)

untuk sebagian hal, saya setuju, misalnya untuk waktu sarapan dan poin 1-8 di bagian pertama artikel ini.

so, any comment?