Archive for May, 2006

No Body knows What Will Happen next, even a minute ahead

Wednesday, May 24th, 2006

Pagi ini begitu aku tiba di tempat tujuan, dering HP
tanda sms masuk agak menyentakkanku. ketika kulihat Hp
ku, terlihat foto ukhti Astri disana…ku buka sms itu
dan ternyata isinya…. :
"Allah kini memanggilnya, pulang kekekasihNya.Doakan
ya ukhti, ibu ana hr ini sdh plg kerahmatullah.."
sent 23-05-06 8:01 am

Innalillahi wa Inna Ilaihi Roji’uun….
kaget, karena barusan tadi pagi, pukul 6:40 am ana
ngobrol dengan ukhti astri via telp menceritakan pengalaman interview di siemens sehari sebelumnya,
saat di telpon beliau sedang di travel menuju rumah, baru pulang dari jakarta. Dan tadi juga ana titip salam buat ibunya….
Subhanallah, sungguh, tidak ada mahluk di muka bumi ini yang mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, bahkan 1 detik yang akan datang pun kita tidak kuasa untuk mengendalikannya….
Astaghfirullah…ana pribadi seringkali khilaf, bahwa dibalik setiap rencana yang kita susun, ada skenario dari yang Maha Mengetahui yang terbaik bagi setiap mahlukNya,
ampuni hamba ya Rabb, jika terlalu sering berlaku sombong…. kurang bertawakal kepadaMu….

Ukhti Astri rahimakumullah…
ishbir ya dear ukhti,
tiada kata yang pantas terucap kecuali doa.
Semoga Allah mengampuni segala dosa Ibunda tercinta,
dan meridhai segala amal baik & ibadahnya
serta memperkenankannya untuk masuk ke dalam
jannahNya….aamiin

..:: La Tahzan! Innallahama’anaa ::..
::.. Siska Komala Sari Jama’ani  ..::

To : My Dear Ukhti

Sunday, May 21st, 2006

Dear Ukhti-ku ……………
(taken from eramuslim.com)

Dear ukhti-ku yang kucintai karena Allah…
Apa kabar imanmu hari ini? Semoga Allah Yang Maha Indah selalu memberi keindahan kepadamu dan melindungimu dari segala keburukan.
Ukhti-ku yang kucintai karena Allah, sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Dan ”perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai sholat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami”. (HR. Ibnu Hibbab dari Abu Hurairah).
Ukhti-ku, pagi ini aku membaca sebuah buku, didalamnya terdapat 10 wasiat Rasulullah kepada putrinya, Fathimah binti Rasulullah.
Sepuluh wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya, bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah. Wasiat tersebut adalah :
1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung (kalau sekarang mungkin masak yah ?) untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.
2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan antara dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah.
3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan diatas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun. Di dalam kubur akan mendapat taman indah yang merupakan bagian dari taman surga. Dan Allah memberikan pahala baginya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani segala kebutuhan suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian kepadanya pada hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih
9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah memudahkan sakaratul maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman surga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi sirathal mustaqim dengan selamat.

Ukhti-ku yang kucintai karena Allah…
Begitu indah menjadi wanita, dengan kelembutan dan kasihnya dapat merubah dunia.
Jadilah dirimu menjadi wanita sholehah, agar negeri menjadi indah dan kokoh karena dirimu adalah tiang negeri ini.
Ukhti-ku yang kucintai karena Allah…
Tidakkah dirimu galau melihat keadaan negeri saat ini ? Apa yang akan kau katakan kepada anakmu kelak saat ia bertanya mengapa negeriku seperti ini?
Jadikanlah dirimu wanita sholehah, karena esok negeri ini di tangan generasi kita.
Ukhti-ku yang kucintai karena Allah…
Begitu indah menjadi istri, setiap perbuatan menjadi pahala, lakukan dengan ikhlas karena Allah, Insya Allah dunia akhirat menjadi milikmu.
Ukhti-ku yang kucintai karena Allah…
Semoga Allah yang Maha Baik menjadikan kita wanita dan istri sholehah, membantu dan membimbing kita untuk tetap di jalanNya, aamiin.