Haraam Food Aditives

Suatu hari dapat sms dari seorang teman, kalimat pertamanya sama seperti judul tulisan ini "
Haraam Food Aditives" wah apa nih? ternyata isinya kode-kode bahan (ingredients) makanan yang suka tercantum di kemasan makanan.Sumber validnya saya sendiri kurang tau, tapi saya pikir ada baiknya di muat dalam blog ini,

siapa tau ada yang lebih mengerti dan memahami mau memberikan komentar dan informasi tambahan. Dan menurut saya pribadi, bersikap hati-hati dalam memilih makanan yang akan masuk ke dalam pencernaan kita, apalagi makanan kemasan adalah sikap yang bijak untuk menghindari termakan bahan makanan yang di haramkan.kalau yang selama ini saya lakukan adalah fokus kepada satu komposisi yang saya ketahui haram atau syubhat (meragukan) yaitu LESITIN (LECITINE), kalau makanan mengandung bahan makanan ini maka lebih baik diganti sama yang lain saja. Karena sepanjang pengetahuan saya (pernah baca di sebuah artikel majalah islami) bahwa bahan pembuat lesitin itu bisa dari tumbuhan (lesitin soya) dan juga bisa berasal dari hewan, bisa sapi atau babi.
Tapi lesitin yang sekarang beredar kebanyakan berasal dari babi. sehingga kalau
tulisannya cuma lesitin, berarti dia lesitin yang dari hewan, lebih baik tidak dipilih. sedangkan yang tertulisnya lesitin soya, berarti dari tumbuhan (kacang kedelai) bah, kalo yang satu ini insya Allah halal.
Berikut isi sms yang saya terima :
Haraam Food Aditives :
E120,
E140,
E141,
E252,
E422,
E430,
E431,
E440,
E470,
E471,
E472(a,b,c,d)
E473,
E475,
E477,
E478,
E482,
E483,
E492,
E494,
476,
542,
570,
572,
631,
635,
901,
Oxytearin,
Pepsin Glycerol,
Glycine,
Gelatine,
Stabilizer,
Stearic Acid,
Lard Magnesium Stearate,
Rennet (Cheese),
Shortening (animal),
Example : "E" (Emulsifier)

Leave a Reply