Archive for January, 2007

MENGAPA MINUM AIR PUTIH BANYAK-BANYAK…?

Friday, January 26th, 2007

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.  Malah ada beberapa bagian tubuh kita  yang memiliki kadar air di atas 80%.Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80%  adalah :  Otak dan Darah !!! Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang  perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.  Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter  sehari…?  Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri.
Caranya…? 
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh  sendiri. Dari otak…? Belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana  jadinya…),  melainkan dari sumber terdekat : Darah !! Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.  Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.  Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah.
Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ‘kan…? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.  Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,  Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..  (ya wajarlah namanya juga kurang makan…)
Bila ini ditambah dengan penyakit jantung  (yang juga kerjanya tambah berat bila darah  mengental…),  maka serangan stroke bisa lebih lekas datang Sekarang tinggal anda pilih :
melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari - atau-  "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.
Anda yang pilih…!

Tips untuk menjadi Orang yang paling Bahagia

Friday, January 26th, 2007
  • Keimanan menghapuskan keresahan, dan melenyapkan kegundahan. Keimanan adalah kesenangan yang diburu oleh orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.
  • yang lalu telah berlalu, dan yang telah pergi telah mati. Jangan pikirkan yang telah lalu karena telah pergi dan selesai
  • Terimalah Qadha yang telah pasti dan rezeki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkanlah kegelisahan.
  • Ketahuilah bahwa dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram, dosa diabaikan, Allah akan menjadi ridha, dan tekanan hidup akan terasa ringan.
  • Jangan menanti ucapan terimakasih dari sesama. Cukuplah pahala dari Dzat yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Tak ada yang harus anda lakukan terhadap orang yang membangkang, mendengki dan iri.
  • Ketika waktu pagi tiba, jangan menunggu hingga sore. Hiduplah dalam batasan hari ini. kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.
  • Biarkanlah masa depan itu hingga dia datang sendiri, dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok. Karena jika Anda melakukan terbaik di hari ini maka hari esok juga akan baik.
  • Buku adalah teman yang paling baik. Bercakap-cakaplah dengan buku, bersahabatlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.
  • Semesta ini dibangun di atas sebuah keteraturan. Karena itu, pakaian, rumah, meja, dan kewajiban anda harus dikerjakan dengan rapi.
  • Keluarlah ke tempat yang lapang, lihatlah kebun-kebun yang indah, dan sibaklah ciptaan dan kreasi Sang Pencipta.
  • Anda harus berjalan-jalan dan berolah raga. Jauhi kemalasan dan ketidak berdayaan. Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.
  • Jauhi dan kurangi makanan-makanan perangsang misalnya kopi dan teh, dan hati-hatilah terhadap rokok, dan lain sebagainya.
  • Perhatikan kebrsihan pakaian, perhatikan bau badan. Perhatikan penampilan luar. Jangan lupa menggosok gigi dan memakai parfum.
  • Ingatlah bahwa Rabb sangat luas ampunan Nya, menerima taubat, mengampuni hamba-hambaNya, dan menggantikan kejahatan dengan kebaikan.
  • Bersyukur kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup [aib], pendengaran, penglihatan, rezki, keluarga serta nikmat-nikmat yang lainnya.
  • Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan dan akan ada penghapusan dosa.
  • Ketahuilah bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah bahwa keadaa seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.
  • Ujian itu akan mendekatkan jarak diri anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri anda bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri pada diri anda.
  • Ketahuilah bahwa Anda bukan satu-satunya  orang yang mendapat ujian. Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan, dan tidak seorang pun luput dari kesulitan.
  • Hindarilah kebisingan dan hiruk pikuk di dalam rumah dan kantor anda. Sebab diantara tanda-tanda kebahagiaan adalah ketenangan, kedamaian dan keteraturan.

dikutip dari buku LA TAHZAN–jangan bersedih DR. Aidh Al-Qarni

Cara Hidup Sehat Untuk Mencegah Datangnya Penyakit-Penyakit Berat

Friday, January 26th, 2007

Menghindari kerusakan hati :

  1. Jangan tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang
  2. Usahakan untuk selalu buang air besar pada pagi hari
  3. mengatur pola makan
  4. Biasakan untuk selalu makan pagi
  5. Tidak  terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
  6. Tidak terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan
  7. Sedapat mungkin kurangi menggunakan minyak goreng dalam membuat makanan. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng ketika tubuh dalam kondisi kurang fit
  8. Jangan mengkonsumsi makanan yang mentah atau yang sangat matang karena akan menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak 3-5 bagian. Sayuran yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan karena alasan biaya.

Atur Pola hidup dan pola makan agar tubuh kita dapat menyerap dan membuang zat-zat sesuai dengan “jadwalnya”
karena :

  • Malam hari pk 9 -11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik )lebih baik lagi kalo mendengarkan Murattal kali yaa..  ). Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
  • Malam hari pk 11 - dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  • Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
  • Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses  pembuangan kotoran.
  • Pagi pk 5 -7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar  kecil.
  • Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang  ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah  malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah yang nyenyak dan  jangan begadang.

Comment : artikel ini dapet waktu browsing, cara hidup sehat.
kalau memang "jadwal" tubuh kita demikian, kapan waktu untuk Qiyamul lailnya yah? karena waktu sepertiga malam terakhir, kata artikel diatas adalah de-toxin empedu dan paru-paru yang sebaiknya dilakukan dalam kondisi kita tidur, ada yang bisa kasi tambahan sesuai ilmunya (????)

untuk sebagian hal, saya setuju, misalnya untuk waktu sarapan dan poin 1-8 di bagian pertama artikel ini.

so, any comment?

Puisi-puisi Istri………

Friday, January 26th, 2007

Aku suka puisi, tp tergantung puisinya seperti apa, salah satu puisi yang kusuka adalah tulisan bunda Neno, realistis dan menyentuh. Berikut salah satu puisi beliau yang kubaca dari buku Ijinkan Aku Bertutur……

Puisi-Puisi Istri

Heran juga,
Benar-benar peran suami
Pada kebahagiaan istri
Kalau suami benar-benar sayangnya,
Istri jadi terarah sepak terjangnya tanpa diminta
Namun jika para suami tak pandai menghargai
Hati istri jadi sumbu candradimuka
Marahnya merambat kemana-mana
Tidak diungkapkan sekalipu n tampak pada penyakitnya
Duuuh, mahalnya para suami
Ia mengambil istri-istri dengan nama Ilahi Rabbi
Jika tidak berhasil menjadi lelaki yang paling baik pada ahlinya
Aku kira lebih baik kita wanita jadi janda saja
Daripada hati terus dibikin sengsara
Sudahlah pula membantu mencari nafkah,
Perlakuan baik sekedar kata sayang dan perhatian tak diterima
Jadi,
Apa sih yang bikin para suami enggan menghargai istri?
Oh, sering juga lantaran kita sendiri, ya
Para istri senang mengacaukan hati
Taruh cemburu tak pada tempatnya
Minta belanja kasar omongnya
Dan suka merasa berjasa
Serta tak pandai urus anaknya
Ah, masakan lantaran itu saja para suami batal sayangnya?
Jangan-jangan karena juga tabiat dasar para suami
Tak dididik untuk memahami sisi-sisi wanita sang istri
Ya itulah, para suami terlalu pakai otak kiri, tak ada empati tak ada
imajinasi….

sedang para istri sering terlalu mengandalkan perasaan
itu bagiannya otak kanan, kan….

Berpanjang-panjang dalam dugaan, sampai keterlaluan
Padahal itu pekerjaan setan bukan?
Maka benarlah kata guruku antara suami dan istri harus sepakat dulu
2 hadits pegangan silakan dipertukarkan, niscaya terjadi pencerahan
Ar Rijaalu qawwammuna ala nissa jangan lagi jadi andalan lelaki
Al Jannatu tahta aqdamil ummahat jangan jadi jimat para istri shalihah
Mari coba dipikir, mari coba

12 AZAB BAGI MEREKA YANG MENINGGALKAN SHALAT

Friday, January 26th, 2007

Dalam sebuah hadis menerangkan bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda : "Barangsiapa yang mengabaikan shalat berjama’ah maka Allah S.W.T akan menimpakan 12 tindakan yang mengerikan ke atasnya.

Tiga darinya akan dirasakan semasa di dunia ini antaranya :-

  • Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya.
  • Allah S.W.T mencabut nur orang-orang mukmin daripadanya.
  • Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.

Tiga macam bahaya adalah ketika dia hendak mati, antaranya :

  • Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut.
  • Dia akan merasa yang amat pedih ketika ruh dicabut keluar.
  • Dia akan dirisaukan akan hilang imannya.

Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya :

  • Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat mengerikan.
  • Kuburnya akan menjadi cukup gelap.
  • Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).

Tiga lagi azab nanti di hari kiamat, antaranya :

  • Hisab ke atsanya menjadi sangat berat.
  • Allah S.W.T sangat murka kepadanya.
  • Allah S.W.T akan menyiksanya dengan api neraka.

Naudzubillahi min dzalik!!!
semoga kita semua termasuk orang-orang yang berhati-hati dan menjaga setiap amal baik.

Saat Bingung Memilih Pasangan

Tuesday, January 23rd, 2007

Dalam memilih pasangan hidup, baik bagi laki-laki
  maupun perempuan keduanya memiliki hak untuk memilih
  yang paling tepat sebagai pasangannya. Hal itu dikenal
  dalam Islam yang namanya ‘kufu’ ( layak dan serasi ),
  dan seorang wali nikah berhak memilihkan jodoh untuk
  putrinya seseorang yang sekufu, meski makna kufu
  paling umum dikalangan para ulama adalah seagama.

Namun makna-makna yang lain seperti kecocokan, juga
  merupakan makna yang tidak bisa dinafikan, dengan
  demikian PROSES MEMILIH ITU TERJADI PADA PIHAK
  LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN. Disisi lain bahwa memilih
  pasangan hidup dengan mempertimbangkan berbagai
  sisinya, asalkan pada pertimbangan-pertimbangan yang
  wajar serta Islami, merupakan keniscayaan hidup dan
  representasi kebebasan dari Allah yang Dia karuniakan
  kepada setiap manusia, termasuk dalam memilih suami
  atau istri. Aisyah Ra berkata, "Pernikahan hakikatnya
  adalah penghambaan, maka hendaknya dia melihat
  dimanakah kehormatannya akan diletakkan"

Rasulullah pun bersabda, "Barang siapa yang
  menjodohkan kehormatannya dengan orang yang fasik maka
  dia telah memutus rahimnya" (HR Ibnu Hibban). Nabi
  juga pernah memberikan pertimbangan kepada seorang
  sahabiyah yang datang kepadanya seraya minta
  pertimbangan atas dua orang yang akan melamarnya, lalu
  Nabi menjawab, "Adapun Muawiyah bin Abi sufyan dia
  sangat ringan tangan (alias gampang memukul), adapun
  yang lainnya adalah orang yang fakir tidak memiliki
  harta yang banyak." Lalu Nabi menikahkannya dengan
  Zaid bin Haritsah.

Dan untuk memantapkan pilihan, terutama dari berbagai
  alternatif sebaiknya melakukan shalat istikhorah baik
  di tengah malam maupun di awalnya, dan lakukan secara
  berkali-kali. Jika telah dilakukan berkali-kali maka
  KEMANTAPAN YANG ADA ITULAH YANG INSYA ALLAH MERUPAKAN
  PETUNJUK-NYA, DAN ITULAH YANG LEBIH DIIKUTI. Tetapi
  perlu diingat, bahwa informasi yang dominan pada diri
  seseorang sering yang lebih berpengaruh terhadap
  istikhorah, oleh karena itu perlu dilakukan
  berkali-kali. Dan untuk membedakan apakah itu
  keputusan yang dominan adalah selera semata atau
  dominasi istikharah agak sulit, kecuali dengan
  berkali-kali, sekalipun salah satu tanda bahwa itu
  adalah petunjuk dari Allah adalah dimudahkannya urusan
  tersebut, tetapi hal tersebut bukan satu-satunya
  alamat yang mutlak.

Juga apabila persoalan apakah diri kita jual mahal
  atau tidak tergantung pada niat dan representasinya,
  karena itu Rasulullah menegaskan, "Sesungguhnya segala
  pekerjaan membutuhkan niat dan pekerjaan seseorang
  sangat dipengaruhi oleh niat. Barang siapa yang
  niatnya kepada Allah maka dia (dalam representasinya)
  akan sesuai dengan Allah dan Rasulnya, dan barang
  siapa yang niatnya kepada dunia atau wanita maka
  (representasinya) akan sesuai apa yang diniatkan"
  (Muttafaq alaih).

Untuk menghindarkan tuduhan itu maka buktikan dalam
  representasi kita sehari-hari, sebagai contoh bahwa
  tuduhan itu akan benar jika memang salah satu
  kebiasaan kita adalah chatting dengan teman-teman baru
  yang notabenenya lebih banyak para laki-laki untuk
  seorang perempuan, dan sebaliknya, berbeda misalnya
  kalau teman yang kita ajak chatting adalah para wanita
  atau dalam bahasa yang digunakan bersifat umum, tidak
  ada yang rahasia sehingga tidak khawatir kalau harus
  dibaca orang. Ini hanya sekelumit contoh yang
  barangkali kurang tepat untuk yang bingung memilih
  pasangannya. Tapi ada hal yang cukup penting untuk
  diketahui bahwa UNTUK MENGENAL SESEORANG TENTU TIDAK
  CUKUP DENGAN BERKOMUNIKASI SESAAT.

Pernah suatu hari Sahabat Umar bin al-Khattab
  mendengar seseorang memuji orang lain hingga Umar agak
  merasa keheranan lalu Umar bertanya, "Apakah kamu
  pernah bepergian dengannya?" Jawab orang tadi,
  "Belum." "Apakah kamu pernah bertransaksi dengannya?"
  Jawab orang tadi, "Belum." "Apakah kamu pernah
  bertetangga dengannya?" Jawab orang tadi, "Belum."
  "Apakah kamu pernah melihatnya dia melakukan shalat?"
  Jawab orang tersebut, "Ya, aku melihat dia rajin
  shalat, menunaikannya sesuai dengan waktunya." Lalu
  kata Umar, "Kalau begitu anda belum kenal dengan baik
  orang tersebut." Tetapi untuk mengenali tiga poin
  pertama dari empat poin tersebut bisa dilakukan dengan
  cara MENANYAKAN ORANG YANG PALING DEKAT DENGANNYA, DAN
  YANG DAPAT DIPERCAYA.

Adapun bila kita dihadapkan suatu pilihan lebih dari
  satu, tentu sewajarnya seorang akan memilih yang
  terbaik baginya, meskipun PILIHAN TERBAIK BAGINYA
  TIDAK SELALU IDENTIK DENGAN PILIHAN YANG TERBAIK BAGI
  UMUM, KARENA SESEORANG TENTU MEMILIKI PERTIMBANGAN
  YANG SANGAT KHUSUS YANG TIDAK DIMILIKI ORANG LAIN.

Dari uraian diatas, kebingungan untuk memilih pasangan hidup
  dapat diatasi dengan beberapa tips berikut ini,

  1. pilihlah karena agamanya,
  2. kenali dengan cara menanyakan kepada orang yang paling dekat dengannya dan
        dapat kita percaya,
  3. letakkan niat pada tempat yang benar, karena segala perbuatan membutuhkan
        dan sangat dipengaruhi niat,
  4. sholat istikhorah untuk mohon petunjuk kepada Allah juga patut dilakukan,
     
  5. apabila semua ini telah dilakukan, maka pasrahkan diri kepada Allah SWT
        akan keputusan-Nya, jangan keluh kesah, karena itu tidak akan pernah menyelesaikan
        masalah,
  6. dan terakhir, jangan bosan untuk berbekal ilmu pernikahan :), karena berbekal
        ilmu adalah lebih baik daripada tidak membekali diri pada saat masuk ke dunia
        yang baru.

Masalah jodoh hanya Allah yang tahu, siapa pasangan
  kita sebenarnya, itulah rahasia Allah. Kita hanya
  diminta untuk berusaha, dan Allah-lah penentunya,
  terkadang Dia menentukan pilihan-Nya itu diluar dugaan
  dan rasio kita sebagai seorang manusia, tapi itulah
  ketentuan Allah. Jika memang harus menerima kenyataan
  di luar kehendak kita, maka ingatlah untuk tidak
  sembarangan memberikan cinta kepada siapapun, karena
  kadar cinta kita kepada Allah harus lebih tinggi dari
  itu semua. Yang terbaik menurut Allah, itulah yang
  paling utama.

Selamat berjuang akhi, selamat berjuang ukhti…,
  mulailah dengan bismillah dan niat yang benar, insya
  Allah, ridho-Nya akan selalu menghampiri, dan semoga
  Allah selalu memudahkan urusan antum.

Wallahu alam bi showab,

=====

taken from dudung.net

Author: Abu Aufa
  Maraji’: Konsultasi Ustadz Bukhori Yusuf, Lc, MA dan Ustadz M. Ihsan Tandjung,
  Lc

Pengirim : FERRY HADARY OHKAWA
  Laboratory Department of Control Engineering and Science
  Faculty of Computer Science and Systems Engineering
  Kyushu Institute of Technology-Japan

Bagaimana Otak Kita Membaca?

Monday, January 22nd, 2007

Aoccdrnig to a rscheearch at an Elingsh uinervtisy, it deosn’t mttaer in waht oredr the ltteers in a wrod are, the olny iprmoetnt tihng is taht frist and lsat ltteer is at the rghit pclae. The rset can be a toatl mses and you can sitll raed it wouthit porbelm. Tihs is bcuseae we do not raed ervey lteter by itslef but the wrod as a wlohe.

can you read the passage above? i’m sure you can read it easily. ^_^

AKU sebaiknya SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN

Sunday, January 21st, 2007

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.

Kutipan cerita dibawah ini,insya Allah memberikan makna, bahwa kita mestinya harus bersyukur pada "apa yang telah kita dapatkan".
=====================
Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.
Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu."
Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu? tanyanya keheranan.
Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."
=====================

Kata-kata diatas merupakan wujud syukur.
SYUKUR MERUPAKAN KUALITAS HATI YANG TERPENTING.
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan
selalu merasa kurang dan tak bahagia. Ada 2 hal yang sering membuat kita tak bersyukur.

1. KITA SERING MEMFOKUSKAN DIRI PADA APA YANG KITA INGINKAN, BUKAN PADA  APA YANG KITA MILIKI.
Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". ORANG YANG "KAYA" BUKANLAH ORANG YANG MEMILIKI BANYAK HAL, TETAPI ORANG YANG DAPAT
MENIKMATI APAPUN YANG MEREKA MILIKI. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup. Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.
Seorang pengarang pernah mengatakan, "MENIKAHLAH DENGAN ORANG YANG ANDA
CINTAI, SETELAH ITU CINTAILAH ORANG YANG ANDA NIKAHI." Ini perwujudan rasa
syukur. Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

2. KECENDERUNGAN MEMBANDING-BANDINGKAN DIRI KITA DENGAN ORANG LAIN.
Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai,lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya.
Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya.

Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
RUMPUT TETANGGA MEMANG SERING KELIHATAN LEBIH HIJAU DARI RUMPUT DI
PEKARANGAN SENDIRI. HIDUP AKAN LEBIH BAHAGIA KALAU KITA DAPAT MENIKMATI APA YANG KITA MILIKI. KARENA ITU BERSYUKUR MERUPAKAN KUALITAS HATI YANG TERTINGGI.

Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."

.: Ditemukan diantara arsip-arsip lama yang terselip dan nyaris terlupakan, sumber asli unknown :.

Paling…

Tuesday, January 9th, 2007

Apa yang lebih dekat pada diri kita kecuali KEMATIAN ?
apa yang lebih  jauh dari kita kecuali MASA LALU ?
apa yang lebih berat di dunia ini kecuali AMANAH?
dan apa yang lebih tajam kecuali UCAPAN ?