Efek Samping dari Cerita : Pudarnya Pesona Cleopatra
Membaca cerita yang berjudul "Pudarnya Pesona Cleopatra" membuat dadaku sesak dan mutiara-mutiara bening itu berdesakan ingin melompat keluar dari mataku. tapi kutahan karena ketika aku membacanya aku tidak sedang sendiri…khawatir menimbulkan prasangka yang tidak-tidak.
Aku terharu bukan hanya karena membaca kisah Raihana yang menahan derita batin mendapatkan suami yang mabuk dengan pesona kecantikan wanita-wanita mesir yang selalu memenuhi benaknya sehingga tidak dapat menjejak di bumi melihat istri yang sholehah, cantik dan berbakti kepada suami ada di depan mata.
Aku terharu bukan hanya karena membaca kisah seorang wanita yang dengan segenap kelemahan dan kelembutannya, berusaha bertahan untuk menjaga cinta dan bakti kepada seorang suami yang bahkan tidak memiliki setitik cinta pun untuknya, walau telah mengambilnya dengan janji yang kuat, janji kepada Allah, Sang Penguasa Hati dan Pencipta Jagat raya.
Aku menangis bukan hanya karena kebodohan sang suami yang tak berfikir dengan landasan iman dan logika, melainkan berdasarkan nafsu dan khayalan (gimana ga dibilang nafsu kalau tidak dapat menerima sosok istri sholehah dengan kecantikan lokal di depan mata hanya karena alasan fisiknya tidak menyerupai para gadis titisan Cleopatra itu).
Tapi aku juga merasa sesak dan sedih, karena khawatir pada diri sendiri, bisakah nanti aku menjadi sosok istri seperti Raihana? sosok istri yang sabar, lembut, berbakti kepada suami, menjaga wibawa suami dan selalu mendoakan kebaikan bagi suami?
Ya Allah, bimbing dan tuntunlah langkah hamba agar dapat menjadi wanita yang sholehah, anak yang berbakti kepada kedua orangtua dan istri yang sholehah yang dapat menjadi qurrata’ayyun bagi pasangannya kelak.
Ya Allah yang Maha Menguasai segala sesuatu, bantu dan mudahkanlah serta lancarkanlah urusan hamba agar dapat mengawali semua itu dengan proses yang Engkau ridhai, proses yang Engkau berkahi…aamiin.
March 29th, 2007 at 5:26 pm
manusiawi kan sis?
semua laki-laki memang pemimpi..
June 5th, 2007 at 12:52 am
wah….kurang setuju jika laki2 dibilang pemimpi. yg benar itu pemimpin. btw….itu resume cerita atau sebuah sinopsis ???
June 25th, 2007 at 12:26 am
Amiin……….moga dikabulkan semua doa-doanya…:)
June 25th, 2007 at 12:55 am
@’aRuM :
mmh..kayanya ga semuanya deh yoem…soalnya aku pengennya dapet laki-laki yang bukan pemimpi..hehehe…
@fibie :
terkadang laki-laki emang pemimpi yang kurang realistis, bro…
tulisan diatas, apa ya namanya? kayanya bukan sinopsis atau resume, tapi cuma efek samping…hehehe
@Astri :
aamiin…harapan yang realistis kan ukh?